| | Emas Tembus US$5.100/oz: Harga emas di pasar spot naik ke kisaran US$5.111/oz pada Senin (26/1), cetak all–time high baru. → investor mencari aset safe haven seiring kekhawatiran independensi The Fed dan meningkatnya ketidakpastian geopolitik. | | | Ketidakpastian Geopolitik: Presiden AS Trump menahan penerapan tarif bagi negara-negara Eropa yang menantang upayanya untuk mengambil alih Greenland dan mengancam tarif 100% bagi Kanada. → ketidakpastian tetap tinggi seiring narasi yang dapat berubah kapan saja. | | | BI Kembali Tahan Suku Bunga: BI fokus jaga stabilitas nilai tukar rupiah, sembari mempertimbangkan kemungkinan penurunan suku bunga dengan timing bergantung pada data ke depan. → ruang pemangkasan BI rate berpotensi terbatas seiring pelemahan rupiah. | | |
|
|
| MARKET UPDATE | | Foreign Flow Obligasi dan Saham Mingguan Mengalami Outflow | | Latest Update (23/01/2026) | | | Latest | Week on Week (WoW) | Year to Date (YtD) | | IHSG | 8.951,0 | ▼ -1,37% | ▲ +3,52% | | IDR 10Y Govt Bond Yield | 6,40% | ▲ +15 bps | ▲ +33 bps | | Rata-rata bunga deposito 12 bulan | 3,72% | ▲ +6 bps | ▲ +1 bps | | Foreign Flow | | (Dalam Triliun Rupiah) | | Foreign Flow 1W | Foreign Flow 1M | Foreign Flow YtD | | Obligasi | -0,73 | +4,47 | +4,47 | | Saham | -3,27 | +4,06 | +4,06 | | Sumber: Bloomberg per 23 Januari 2026, kecuali data foreign flow obligasi per 22 Januari 2026. | | | |
| 🌏 What Happened in the Market | | |
| | Harga emas di pasar spot naik +2,41% ke kisaran US$5.111/oz pada perdagangan Senin (26/1) pagi, menandai all–time high baru. | | | Presiden AS, Donald Trump pada Kamis (22/1) mengatakan dirinya sudah menyelesaikan wawancara dengan para calon ketua The Fed berikutnya yang akan menggantikan ketua saat ini, Jerome Powell, setelah masa jabatannya berakhir pada Mei 2026. | | | Presiden Trump menyampaikan pada Rabu (21/1) bahwa dia akan menahan diri untuk tidak mengenakan tarif pada negara–negara Eropa yang menentang upayanya untuk mengambil alih Greenland. Ia juga menambahkan bahwa AS akan "terlibat" dalam hak mineral di Greenland. | | | Trump kembali memberikan ancaman baru pada Sabtu (24/1) bahwa dirinya akan mengenakan tarif 100% pada Kanada jika Kanada melanjutkan kesepakatan perdagangan dengan China. | | | Dana Moneter Internasional (IMF) dalam outlook Januari 2026 merevisi naik proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia pada 2025 dan 2026 masing-masing menjadi +5% YoY dan +5,1% YoY (vs estimasi Oktober 2025: +4,9% YoY pada 2025 dan 2026). IMF juga merevisi pertumbuhan ekonomi global untuk 2025 dan 2026 masing–masing menjadi +3,3% YoY (vs estimasi Oktober 2025: +3,2% YoY pada 2025 dan +3,1% YoY pada 2026). | | | Bank Indonesia (BI) mempertahankan BI Rate di level 4,75%, sejalan dengan ekspektasi konsensus. Gubernur BI, Perry Warjiyo, mengatakan bahwa fokus BI saat ini adalah menjaga stabilitas nilai tukar rupiah, yang sempat menyentuh level all-time low di 16.950 pada Selasa (20/1), seiring meningkatnya kekhawatiran fiskal dan independensi BI. | | | IHSG sempat turun hingga -1,7% ke level 8.838 pada perdagangan intraday hari Jumat (23/1), menandai level terendah sejak 12 Januari 2026, setelah mencetak all–time high baru di level 9.134 pada Selasa (20/1). Bloomberg melaporkan penurunan ini ditekan oleh kekhawatiran terkait potensi perubahan metodologi MSCI terkait free float yang akan diumumkan sebelum 30 Januari 2026 serta ekspektasi pelemahan rupiah. | | | Bloomberg melaporakan Danantara mulai memasuki fase penyaluran investasi senilai ~Rp202 triliun di berbagai proyek, investasi langsung, dan pasar publik. | | |
|
|
| Secara Global: Ketidakpastian geopolitik sempat mereda setelah Presiden Trump batalkan ancaman tarif terkait Greenland. Meski demikian, ketidakpastian geopolitik masih dinilai tinggi karena kebijakan dan narasi dapat berubah kapan saja, salah satunya adalah ancaman tarif bagi Kanada baru-baru ini. Selain itu, pelaku pasar masih menunggu keputusan Trump terkait penerus Ketua The Fed selanjutnya, yang berpotensi mempengaruhi independensi badan tersebut. Sebelumnya, Trump kerap mengkritik Powell karena terlalu lambat dalam memangkas suku bunga. | | Untuk Indonesia: Ditahannya BI Rate di Januari sudah sejalan dengan ekspektasi, di tengah pelemahan Rupiah yang baru saja mencetak all–time low. Meski Rupiah tertekan oleh faktor eksternal, intervensi BI dan outlook ekonomi yang membaik berpotensi mendukung stabilitas nilai tukar ke depan. BI mengatakan bahwa pihaknya memiliki cadangan devisa yang cukup untuk mendukung intervensi tersebut (Desember 2025: US$156,5 miliar, tertinggi sejak Maret 2025). | | |
|
|
| Dalam sepekan terakhir, harga emas terus melanjutkan reli hingga menembus level US$5.100/Oz didorong oleh ketidakpastian geopolitik dan kekhawatiran terkait independensi The Fed. Di sisi lain, ketidakpastian geopolitik justru menekan indeks dolar AS (DXY) – indeks yang mengukur nilai dolar AS terhadap enam mata uang utama dunia – sebesar -1,80% WoW, sedangkan nilai tukar yen dan euro terhadap dolar AS masing-masing menguat +1,57% dan +1,98% WoW per Jumat (23/1). Sementara itu, nilai tukar rupiah yang tertekan berpotensi membatasi ruang bagi BI untuk memangkas suku bunga. Bloomberg masih mengekspektasikan dua kali pemangkasan pada 2026. Selain itu, melemahnya rupiah ditambah kekhawatiran terhadap MSCI membuat pasar modal domestik bergerak cukup volatil. IHSG melemah -2% dari level ATH ke level 8.951 pada penutupan Jumat (23/1), dengan foreign outflow Rp-3,27 triliun sepekan terakhir. Ke depan, investor perlu mewaspadai risiko lanjutan pelemahan rupiah akibat kekhawatiran fiskal dan moneter, mengingat dampaknya terhadap inflasi, arus modal asing, serta ruang pelonggaran suku bunga BI. | | |
|
|
| Top Reksa Dana Pasar Uang di Bibit | |
Cocok untuk: simpan dana darurat & parkir dana jangka pendek |
Return reksa dana per 23 Januari 2026.
Berdasarkan data historis, tidak menjamin kinerja di masa depan. |
| Top Reksa Dana Obligasi di Bibit | |
Cocok untuk: investasi jangka panjang dengan risiko moderat |
Return reksa dana per 23 Januari 2026. Berdasarkan data historis, tidak menjamin kinerja di masa depan.
|
| Kinerja Saham Perbankan dalam 5 Tahun Terakhir | |
Data saham per 23 Januari 2026, memperhitungkan price return dan dividend. Data historis, tidak menjamin kinerja di masa depan |
|
|
| SBN ORI029 Sudah Bisa Dibeli: Fixed Rate Return hingga 5,80% p.a. | | |
|
|
ORI029-T3 Notification | ORI029-T3 Obligasi Negara Ritel | | | | | | | Kuota Nasional Tersisa | 96.1% (Rp14,416,204,000,000) | | | | Imbal Hasil 5.45% | Periode Pembelian 26 Jan - 19 Feb 2026 | | | |
ORI029-T6 Notification | ORI029-T6 Obligasi Negara Ritel | | | | | | | Kuota Nasional Tersisa | 97.4% (Rp9,738,577,000,000) | | | | Imbal Hasil 5.8% | Periode Pembelian 26 Jan - 19 Feb 2026 | | | |
ORI029 jadi SBN Retail pertama tahun ini, bisa dibeli di Bibit hingga 19 Februari 2026. Dapatkan fixed rate return 5,45% p.a. untuk tenor 3 tahun (ORI029-T3) dan 5,80% p.a. untuk tenor 6 tahun (ORI029-T6). |
| | Kepastian return hingga jatuh tempo, cocok untuk stabilkan portofolio di tengah ketidakpastian market. | | | Passive income tiap bulan tanggal 15, dikirim langsung ke RDN. | | | Aset investasi aman yang dijamin negara melalui undang-undang. | | |
|
|
Writer: Bibit Investment Research Team Disclaimer: Konten dibuat untuk tujuan edukasi dan bukan merupakan rekomendasi untuk membeli/menjual produk tertentu. |
|
|
Email ini dikirim oleh PT Bibit Tumbuh Bersama, Agen Penjual Efek Reksa Dana (APERD) yang terdaftar dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan. Informasi di dalam email ini bersifat rahasia dan hanya ditujukan bagi investor yang menggunakan APERD PT Bibit Tumbuh Bersama dan menerima email ini. Dilarang memperbanyak, menyebarkan, dan menyalin informasi rahasia ini kepada pihak lain tanpa persetujuan PT Bibit Tumbuh Bersama. Reksa dana merupakan produk pasar modal dan bukan produk APERD. APERD tidak bertanggung jawab atas risiko pengelolaan portofolio yang dilakukan oleh Manajer Investasi. Semua investasi mengandung risiko dan adanya kemungkinan kerugian atas nilai investasi. Kinerja masa lalu tidak mencerminkan kinerja di masa depan. Kinerja historikal, keuntungan yang diharapkan dan proyeksi probabilitas disediakan untuk tujuan informasi dan ilustrasi.
Untuk informasi lebih lanjut, klik di sini.
|
Copyright © 2026. All rights reserved. |
|
|
|
Tidak ada komentar:
Posting Komentar