Tetap fokus untuk tujuan keuangan jangka panjang. Lanjut investasi rutin di Reksa Dana Obligasi 👉🏻
|
Apa Penyebab Penurunan NAV Belakangan Ini?
|
|
|
|
|
Sebelumnya, perlu dipahami pergerakan NAV (Net Asset Value) dari Reksa Dana Obligasi dipengaruhi oleh 2 hal.
|
Visualisasi NAV Reksa Dana Obligasi
|
Harga Pasar
ObligasiBerfluktuasi setiap hari mengikuti kondisi pasar |
+ |
Kupon
ObligasiDibayarkan rutin & terus diakumulasi ke dalam NAV |
= |
Total NAV
Reksa Dana Obligasi |
|
|
Keduanya bergerak, tapi dengan cara yang sangat berbeda. • Kupon Obligasi mengalir masuk secara konsisten.
• Harga Pasar Obligasi bisa naik dan turun. |
|
|
|
|
Saat ini, yang menekan NAV Reksa Dana Obligasi adalah komponen harga pasar obligasi yang sedang turun. Sedangkan komponen kupon tidak bermasalah, karena kupon tetap dibayarkan dan terus diakumulasi seperti biasa.
|
| |
Penurunan harga obligasi → Kenaikan yield obligasi
Hubungan antara yield dan harga obligasi selalu berbanding terbalik. |
|
|
|
|
|
Apa yang Mempengaruhi Pergerakan Yield Obligasi?
|
|
|
|
|
Ringkasan Pasar Obligasi
| 1. Ekspektasi Suku Bunga |
Yield obligasi tidak menunggu keputusan resmi dari BI atau The Fed. Yield bergerak berdasarkan ekspektasi pasar tentang apa yang akan terjadi ke depan. |
|
EKSPEKTASI
SUKU BUNGA
Higher for Longer
|
→ |
YIELD OBLIGASI
Naik
|
→ |
HARGA OBLIGASI
Turun
|
|
|
| 2. Ketidakpastian & Risk Premium |
Investor tidak menyukai ketidakpastian. Investor mempersepsikan risiko investasi menjadi lebih tinggi ketika ada berbagai kejadian tidak terduga seperti ketegangan geopolitik, kenaikan harga minyak, dan kekhawatiran defisit fiskal. |
|
RISIKO
Lebih Tinggi
|
→ |
YIELD OBLIGASI
Naik
|
→ |
HARGA OBLIGASI
Turun
|
|
|
|
|
|
•
|
Ini bukan berarti asetnya bermasalah, melainkan respons pasar terhadap persepsi risiko saat ini yang meningkat. |
|
•
|
Namun jika melihat kinerja secara historis, tren NAV Reksa Dana Obligasi naik dalam jangka panjang didorong dua alasan berikut:
|
◦
|
Kupon terus diakumulasi. |
|
◦
|
Pull-to-par (harga obligasi berangsur mendekati 100 saat mendekati jatuh tempo). |
|
|
|
|
|
Tetap Fokus Investasi Jangka Panjang untuk Hasil Optimal
|
|
|
|
|
|
|
•
|
Volatilitas pernah terjadi sebelumnya. Yield sempat naik signifikan hingga puncaknya di Januari 2025, dan naik lagi di Maret 2025, sebelum akhirnya harga obligasi kembali rally hingga akhir 2025. |
|
•
|
Kamu bisa tetap fokus untuk tujuan keuangan jangka panjang. Pakai SIP di Bibit agar investasi rutin jadi otomatis dan disiplin. |
|
Kinerja Reksa Dana Obligasi Lebih Optimal untuk Investasi Jangka Menengah hingga Panjang (>3 Tahun)
|
Return per 31 Maret 2026. Data historis, tidak menjamin kinerja masa depan.
|
|
|
Disclaimer: Konten dibuat untuk tujuan edukasi dan bukan merupakan rekomendasi untuk membeli/menjual produk tertentu.
|
|
|
Email ini dikirim oleh PT Bibit Tumbuh Bersama, Agen Penjual Efek Reksa Dana (APERD) yang terdaftar dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan. Informasi di dalam email ini bersifat rahasia dan hanya ditujukan bagi investor yang menggunakan APERD PT Bibit Tumbuh Bersama dan menerima email ini. Dilarang memperbanyak, menyebarkan, dan menyalin informasi rahasia ini kepada pihak lain tanpa persetujuan PT Bibit Tumbuh Bersama.
Reksa dana merupakan produk pasar modal dan bukan produk APERD. APERD tidak bertanggung jawab atas risiko pengelolaan portofolio yang dilakukan oleh Manajer Investasi. Semua investasi mengandung risiko dan adanya kemungkinan kerugian atas nilai investasi. Kinerja masa lalu tidak mencerminkan kinerja di masa depan. Kinerja historikal, keuntungan yang diharapkan dan proyeksi probabilitas disediakan untuk tujuan informasi dan ilustrasi.
Untuk informasi lebih lanjut, klik di sini.
If you no longer wish to receive this email, click on the following link: Unsubscribe
|
Copyright © 2026. All rights reserved.
|
|
|
|